Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berwisata Edukasi Mengunjungi Museum Yang Terdapat di Jogjakarta

Jogjakarta merupakan destinasi wisata yang menawarkan banyak pilihan wisata. Mulai dari wisata alam, wisata sejarah hingga wisata kuliner. Semuanya tersebar hingga ke seluruh kabupaten yang terdapat di Daerah Istimewa Jogjakarta. Mengenai wisata edukasi, terdapat banyak pilihan obyek wisata yang semuanya bernilai edukasi. Sebut saja seperti desa wisata yang pengunjungnya diajak untuk mengenal dan mempraktikkan aktivitas-aktivitas pedesaaan, kampung batik yang pengunjungnya diajak untuk mengenal sejarah hingga jenis-jenis batik bahkan juga termasuk mempraktikkan bagaimana caranya membatik dan museum-museum dengan sajian informasi bersejarah serta wawasan terkini dalam bidang seni hingga sains dan teknologi.

Jika Anda ingin menikmati wisata edukasi, atau mengajak keluarga serta anak-anak untuk berwisata sambil menambah wawasan baru, terdapat banyak pilihan museum-museum di Jogjakarta yang sayang untuk dilewatkan. Terdapat hampir 20 lebih tempat-tempat seperti museum dan sejenisnya yang bisa dikunjungi setiap hari dan memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini informasi terkait beberapa museum di Jogjakarta yang bisa menjadi pilihan Anda untuk dikunjungi.

1. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg, sumber ig hugo_seran


Di tengah kota Jogjakarta terdapat sebuah museum yang menjadi simbol perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda. Museum ini berisi diorama yang mengkisahkan sejarah bagaimana kejadian-kejadian pada masa itu. Selain itu terdapat pula benda-benda peninggalan yang menjadi saksi sejarah. Museum ini berlokasi di titik nol Jogjakarta atau di sebelah selatan Jalan malioboro. Museum ini bisa dikunjungi setiap hari mulai dari pukul 08.00 pagi sampai sore hari dengan tiket masuk mulai dari Rp. 1.000 – Rp. 2.000.

2. Museum Dirgantara Mandala

Museum Dirgantara Mandala, sumber ig herytotalnusa.jpg


Bagi Anda penggemar teknologi pesawat terbang, Jogjakarta merupakan salah satu daerah yang sangat berhubungan dengan sejarah bagaimana Indonesia membangun angkatan udaranya. Hal ini bisa diketahui dengan mengunjungi Museum Dirgantara Mandala yang beralamat di Kompleks TNI Angkatan Udara Republik Indonesia, Landasan Udara Adisutjipto, Jogjakarta. Terdapat banyak koleksi pesawat-pesawat bersejarah yang dipakai oleh para pejuang untuk melindungi wilayah udara Indonesia. Selain itu terdapat juga diorama yang menjelaskan beberapa peristiwa bersejarah serta benda-benda yang terkait dengan bagaimana Indonesia membangun angkatan udaranya seperti seragam, persenjataan dan lain-lain.

3. Museum Affandi

Museum Affandi, sumber ig alfiansugondo.jpg


Terdapat sebuah museum seni lukis ternama di Jogjakarta yang didirikan oleh seniman Affandi yang bernama museum affandi. Museum ini awalnya merupakan tempat tinggal, studio dan galeri pendirinya sendiri. Kemudian menjadi terbuka untuk umum sehingga bisa karya-karya beliau bisa dinikmati oleh berbagai kalangan. Terdapat juga kelas melukis anak-anak yang bisa menjadi pilihan edukasi sambil berwisata. Museum ini berlokasi di Jalan Laksda Adisutjipto 167. Untuk pengunjung akan dikenakan biaya mulai dari Rp. 20.000 sampai Rp. 50.000.

4. Museum Gunung Merapi

Museum Merapi, sumber ig naura_tourtravel.jogja.jpg


Gunung Merapi adalah gunung aktif yang memiliki umur yang panjang. Tercatat hampir setiap 2 tahun sekali gunung merapi bererupsi dan masih tetap aktif sampai saat ini. Tidak sebagaimana gunung api lainnya yang tidak aktif setelah beberapa kali bererupsi. Disamping fenomena ini, pemerintah setempat menjadikan gunung merapi sebagai obyek wisata termasuk membangun museum. Bukan hanya dari sisi entertainment, namun juga sebagai usaha untuk mengedukasi masyarakat terkait bencana alam letusan gunung berapi. Museum ini berlokasi Jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman, Jogjakarta. Museum ini menerima pengunjung selama seminggu terkecuali hari senin dengan biaya retribusi sebesar Rp. 3.000.

5. Museum Batik

Salah Satu Display di Museum Batik Jogjakarta, sumber ig batikkamala.jpg


Beralih ke edukasi budaya, terdapat museum batik di Jogjakarta. Batik memang tidak bisa lepas dari identitas Jawa. Hal ini ditandai dari kata Batik sendiri yang disadur dari kata Amba dan Tik yang jika diterjemahkan dari bahasa jawa berarti membuat titik. Sehingga salah satu daya tarik budaya Jawa yang bisa Anda dapatkan di Jogjakarta adalah Batik. Museum batik Jogjakarta berada di Jalan Dr. Sutomo 13A. Di sini Anda bisa melihat koleksi batik, mengetahui sejarah perkambangannya serta ikut mempelajari cara membuat batik.

Demikian beberapa informasi terkait beberapa museum yang terdapat di Jogjakarta. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi berwisata di Jogjakarta. Simak juga ulasan lainnya di halaman ini mengenai wisata budaya Jogjakarta. Selamat berwisata!

Posting Komentar untuk "Berwisata Edukasi Mengunjungi Museum Yang Terdapat di Jogjakarta"