Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Wisata Taman Sari Jogja dan Daya Tariknya

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang wisata Taman Sari Jogja? Salah satu tempat wisata yang paling ikonik di Jogja ini bisa dikatakan tidak pernah sepi pengunjung. Baik para pelancong dari dalam kota maupun yang berasal dari luar Jogja.

Bukan tanpa alasan, Taman Sari merupakan wisata yang menghadirkan keindahan sekaligus nilai-nilai sejarah yang berkaitan dengan keluarga Keraton Yogyakarta. Wisatanya yang juga terdapat dalam perumahan warga seakan memberikan pengalaman berbeda bagi siapa saja yang baru pertama kali ke sini.

Untuk Anda yang berencana untuk berkunjung ke wisata Taman Sari Jogja dalam waktu dekat, yuk simak dulu beberapa informasinya berikut ini.

Mengulik Wisata Taman Sari Jogja, Destinasi Lengkap yang Menarik

Salah satu destinasi wisata ikonik di Jogja, Sumber: id.wikipedia.org

Terkenal sebagai salah satu kota budaya dan kaya sejarah, Jogja memiliki banyak sekali bangunan peninggalan yang kini dijadikan sebagai tempat wisata. Contohnya adalah kompleks Taman Sari yang kini menjadi tempat wisata yang tak pernah sepi.

Karena berada dalam kompleks, maka ada banyak sekali sudut atau bangunan menarik yang bisa dikunjungi. Berwisata di sini juga terasa sedikit berbeda, sebab Anda harus terus berjalan berkeliling demi bisa mengeksplor bangunan-bangunan dan hal-hal menarik yang tidak bisa Anda temui di tempat lain.

Selain berkeliling, Anda juga bisa mengintip kehidupan masyarakat lokal, sambil bertanya banyak hal pada guide yang biasanya sudah stand by. Namun jika Anda tidak ingin menggunakan jasa pemandu, Anda tetap bisa bertanya pada masyarakat setempat.

Sejarah Singkat Taman Sari Jogja

Jika membahas tentang Taman Sari, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas tentang sejarahnya. Sejarah Taman Sari Jogja dimulai sejak tahun 1758. Dimana, pada saat itu Sultan Hamengku Buwono I mulai melaksanakan pembangunan kompleks ini, dan selesai pada tahun 1765.

Awalnya, kompleks ini dibangun untuk menjadi tempat bersantai atau rekreasi bagi keluarga kerajaan. Tidak hanya itu saja, kompleks ini juga didesain sebagai benteng pertahanan. Dimana, lorong-lorong tersembunyi yang ada di bawah tanah dimaksudkan sebagai tempat persembunyian jika ada keadaan darurat.

Bangunan dan Arsitektur Taman Sari Jogja

Wisata Taman Sari Jogja, Sumber: id.wikipedia.org

Salah satu daya tarik utama dari wisata Taman Sari Jogja adalah arsitektur dan bangunannya. Arsitektur yang diusung pada bangunan-bangunan yang ada disini kebanyakan menggabungkan antara arsitektur Jawa dan Portugis. Adapun beberapa bangunan yang paling ikonik di sini adalah sebagai berikut.

1. Kolam Pemandian

Ya, tentu saja bagian yang tidak boleh Anda lewatkan dari wisata ini adalah kolam pemandian, yang dulunya digunakan oleh keluarga kerajaan. Kolam ini memiliki tiga bagian utama, yakni Umbul Panguras, Umbul Kawitan, dan Umbul Pamuncar.

2. Sumur Gumuling

Jika selama ini Anda sering melihat foto bangunan melingkar dengan tangga di sampingnya, bangunan ini disebut dengan Sumur Gumuling. Sumur Gumuling dulunya adalah masjid bawah tanah dengan arsitektur yang sangat unik. Keunikan lain dari bangunan ini adalah bisa memantulkan suara dari pusat sampai ke seluruh bagian bangunan.

3. Lorong Bawah Tanah

Bangunan selanjutnya yang tidak kalah menarik di wisata Taman Sari Jogja adalah lorong bawah tanah. Lorong ini merupakan jalur rahasia yang bisa menghubungkan beberapa bagian dari Taman Sari. Namun, saat ini tidak semua lorong bisa dimasuki.

4. Gedong Kenongo

Gedong Kenongo sendiri merupakan bangunan paling tinggi yang ada di Kompleks Taman Sari. Di sini, Anda bisa melihat seluruh kompleks dengan leluasa. Selain itu, tempat ini juga menjadi spot andalan untuk menyaksikan matahari terbenam.

Lokasi dan Rute Taman Sari Jogja

Setelah mengetahui banyak informasi tentang wisata Taman Sari Jogja, sayang rasanya jika Anda tidak langsung mampir ke sini. Alamatnya sendiri ada di Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Jaraknya hanya sekitar 2 km dari Benteng Vredeburg Jogja.

Sedangkan dari Malioboro jaraknya hanya sekitar 1.5 km saja, jadi Anda bisa berjalan kaki jika ingin ke sini. Untuk kesini, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun becak yang akan memberikan pengalaman berbeda.

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Taman Sari Jogja

Tempat wisata yang sarat akan sejarah, Sumber: travel.kompas.com

Pertanyaan lain yang sering muncul ketika akan mendatangi sebuah tempat wisata adalah harga tiketnya. Lalu, berapa harga tiket masuk Taman Sari Jogja? Tiketnya masih sangat terjangkau, yakni Rp. 7.500 untuk turis lokal, dan Rp. 15.000 untuk turis asing.

Sedangkan untuk biaya parkirnya hanya Rp. 2.000 untuk sepeda motor, dan Rp. 5.000 untuk mobil pribadi. Untuk Anda yang membawa kamera, diberikan biaya tambahan sebesar Rp. 3.000 saja.

Untuk jam bukanya, wisata Taman Sari Jogja buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00. Agar tidak terlalu panas, datanglah pada pagi hari.

Tips Berkunjung ke Taman Sari Jogja

Kini, jika Anda sudah siap untuk berkunjung ke sini, ada baiknya juga untuk mengetahui beberapa tips berwisata. Tips pertama adalah pastikan untuk mengenakan pakaian dan alas kaki yang nyaman.

Tips selanjutnya, jangan lupa untuk menyiapkan uang tunai yang cukup. Sebab, untuk jasa pemandu, membeli barang-barang hingga membeli makanan ringan di sekitar sini lebih efektif dengan menggunakan uang tunai.

Sedangkan tips yang terakhir adalah untuk tidak lupa mampir ke tempat wisata lain yang ada disekitarnya. Mulai dari Malioboro, Benteng Vredeburg, hingga Alun-Alun Jogja.

Nah, itulah beberapa informasi penting tentang wisata Taman Sari Jogja yang perlu Anda ketahui. Sebagai penutup, pastikan untuk selalu menjaga etika dan bersopan santun ketika berwisata ke sini, sebab ada banyak masyarakat lokal yang tinggal di kompleks ini. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Mengenal Wisata Taman Sari Jogja dan Daya Tariknya"